
5 Tips Hemat Listrik AC
1. Atur Suhu yang Tepat
Setiap 1 derajat kenaikan suhu setpoint menghemat sekitar 6% konsumsi listrik. Suhu ideal 24-26°C sudah cukup nyaman untuk iklim tropis.
Hindari mengatur suhu sangat rendah (18-20°C) — selain boros, juga tidak baik untuk kesehatan.
2. Gunakan Timer dan Sleep Mode
- Timer: Atur AC mati otomatis 30-60 menit setelah Anda tidur
- Sleep mode: Secara otomatis menaikkan suhu 0.5°C per jam saat tidur
- Penjadwalan: Nyalakan AC 15 menit sebelum dibutuhkan, bukan langsung ketika sudah kepanasan
3. Pastikan Ruangan Tertutup Rapat
Udara dingin yang keluar = energi yang terbuang. Periksa:
- Celah di bawah pintu
- Jendela yang tidak tertutup rapat
- Lubang-lubang kecil di dinding
4. Rawat AC Secara Rutin
AC yang kotor bekerja lebih keras = boros listrik.
- Cuci filter setiap 3 bulan
- Cuci unit outdoor setiap 6 bulan
- Cek freon secara berkala
AC yang bersih dan terawat bisa 15-25% lebih hemat dibanding AC yang kotor.
5. Kombinasikan dengan Kipas Angin
Fan ceiling atau standing fan membantu sirkulasi udara dingin lebih merata. Dengan sirkulasi yang baik, Anda bisa mengatur suhu AC lebih tinggi dan tetap terasa nyaman.
Kesimpulan
Hemat listrik AC bukan tentang mengorbankan kenyamanan — tapi tentang menggunakan AC dengan cerdas dan merawatnya dengan rutin.
Program maintenance contract AA TEHNIK memastikan AC Anda selalu dalam kondisi efisien dan hemat listrik.


